Edukasi dan skrining dini diabetes melitus melalui pemeriksaan glukosa darah pada siswa pengonsumsi minuman manis kemasan di MTS Al Hikmah Larangan Brebes

Isi Artikel Utama

Anwar Jaman
Umi Nihayatul Khusna
Nur Setyaningsih
Dwi Yuliani
Nihayatus Salamah

Abstrak

Perkembangan industri minuman manis kemasan di Indonesia yang semakin pesat berdampak pada meningkatnya konsumsi gula terutama di kalangan remaja. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila tidak disertai kesadaran akan pola konsumsi yang sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa MTs Al Hikmah Larangan Brebes mengenai dampak konsumsi minuman manis kemasan terhadap kadar glukosa darah. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, pembagian leaflet, serta pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan alat Point of Care Testing (POCT) dengan prinsip enzimatik glukosa oksidase (GOD-PAP). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kadar glukosa darah normal (70–150 mg/dL), namun sebagian kecil mengalami kadar glukosa rendah maupun tinggi. Mayoritas siswa diketahui mengonsumsi minuman manis kemasan lebih dari tiga kali dalam seminggu karena faktor rasa dan kebiasaan lingkungan. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya pembatasan konsumsi gula serta penerapan pola hidup sehat sejak dini. Dampak edukasi ini meningkatnya literasi kesehatan siswa mengenai bahaya konsumsi gula berlebih dan pentingnya pola hidup sehat sejak dini.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel