Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi yang berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pendekatan nonfarmakologis, salah satunya dengan pemanfaatan pangan fungsional seperti semangka dan mangga yang mengandung komponen bioaktif berperan dalam regulasi nitric oxide (NO). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi serta pemanfaatan salad semangka dan mangga sebagai alternatif pangan fungsional. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan salad buah di Desa Cemani dengan jumlah responden sebanyak 30 orang (n = 30). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Rata-rata skor pengetahuan peserta mengalami peningkatan dari pretest sebesar 80,89% menjadi posttest sebesar 85,56%.Data kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan nilai signifikansi p = 0,042 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pretest dan posttest. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan salad semangka dan mangga efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat serta berpotensi mendukung upaya pencegahan hipertensi secara nonfarmakologis.