E-ISSN: 3025-7883 P-ISSN: 2746-8814 Open Access (CC BY-SA 4.0)
Artikel
Open Access (CC BY-SA 4.0) Peer Reviewed

Edukasi dan Skrining Penyakit Metabolik Guna Peningkatan Derajat Kesehatan pada Lansia di Kesamben Wetan Driyorejo Gresik

Amellya Octifani (Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Jawa Timur, Indonesia.)
Farida Anwari (Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Jawa Timur, Indonesia.)
Acivrida Mega Charisma (Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Jawa Timur, Indonesia.)
Chelsea Dhea Puspita (Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Jawa Timur, Indonesia.)
Article Publication History
Received 13 Nov 2025
Revised 17 Oct 2026
Accepted 17 Oct 2026
Published Online 18 Oct 2026
10.53699/jipmaslab.v2i2.337
2
1
Scholar Citations
72-80

Abstract

Penyakit metabolik adalah suatu kondisi klinis yang ditandai dengan kumpulan faktor risiko metabolik seperti diabetes melitus, dislipidemia, dan hiperurisemia, dan hipertensi yang secara bersamaan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, serta komplikasi lainnya yang mengancam jiwa terutama pada lansia. Tujuan pengabdian masyarakat untuk skrining status kesehatan pada lansia guna pencegahan dan peningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Kesamben Wetan Driyorejo Gresik. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Posyandu Desa Kesamben Wetan Driyorejo Gresik pada tanggal 12 Agustus 2025 diikuti oleh 37 orang lansia dengan pendekatan edukatif, promotif, dan preventif melalui beberapa tahapan yang sistematis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki kadar glukosa darah dalam batas normal (83%), kadar kolesterol nomal (7%), kadar asam urat normal (62%) dan tekanan darah normal (7%), namun masih banyak ditemukan     individu   dengan   hasil   di atas   nilai   rujukan. Kegiatan ini memberiksan informasi status kesehatan masyarakat terkait penyakit metabolik sehingga dapat dilakukan deteksi dan pengobatan lebih dini guna mencegah terjadi komplikasi yang diharapkan dapat meningkatkan dejarat kesehatan masyarakat.