E-ISSN: 3025-7883 P-ISSN: 2746-8814 Open Access (CC BY-SA 4.0)
Artikel
Open Access (CC BY-SA 4.0) Peer Reviewed

Pelatihan Pembuatan Bubuk Daun Kelor Di Desa Bakipandeyan, Sukoharjo sebagai Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus (DM)

Dwi Haryatmi (Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Nasional Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.)
Ardy Prian Nirwana (Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Nasional Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.)
Dewi Saroh (Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Nasional Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.)
Ezanabila Ardyapiri (Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Nasional Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.)
Faradanial Faradanial (Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Nasional Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.)
Febi Selen Sucita (Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Nasional Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.)
Aulia Hapsari (Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Nasional Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.)
Article Publication History
Received 20 Oct 2025
Revised 05 Apr 2026
Accepted 05 Apr 2026
Published Online 06 Apr 2026
10.53699/jipmaslab.v2i1.333
143
108
Scholar Citations
44-51

Abstract

Glukosa darah tinggi adalah tanda gangguan metabolism yang dikenal sebagai Diabetes Mellitus (DM). Berbagai komplikasi kronik dapat muncul sebagai akibatnya. Penderita DM juga dapat terinfeksi bakteri, jamur atau virus. Infeksi bakteri berulang lebih sering terjadi pada penderita dengan metabolisme yang buruk. Untuk mencegah penyakit DM, skrining dan edukasi sangat diperlukan. Daun kelor adalah salah satu tanaman yang membantu mengontrol gula darah. Sebagian masyarakat Indonesia tidak menyadari manfaat daun kelor untuk kesehatan dan tidak tertarik mengonsumsinya karena baunya yang khas. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan tentang DM dan pemanfaatan daun kelor sebagai pencegah diabetes melitus dan menurunkan kadar gula dalam darah dan pencegahan infeksi jamur serta bakteri. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Ibu-ibu anggota PKK di Desa Bakipandeyan, Baki. Metode pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan skrining DM, edukasi dengan media Power Point dan pelatihan pemanfaatan daun kelor dalam bentuk bubuk daun kelor. Hasil dari penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan setiap individu yang ditandai dengan kenaikan nilai pretest 89,63 dan nilai posttest 96,06 serta hasil skrining yang menunjukkan 100% anggota yang hadir memiliki kadar gula darah yang normal. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak peningkatan kesadaran masyarakat terhadap penyakit DM dan pemahaman pencegahan penyakit DM