E-ISSN: 3025-7883 P-ISSN: 2746-8814 Open Access (CC BY-SA 4.0)
Artikel
Open Access (CC BY-SA 4.0) Peer Reviewed

Edukasi dan skrining dini diabetes melitus melalui pemeriksaan glukosa darah pada siswa pengonsumsi minuman manis kemasan di MTS Al Hikmah Larangan Brebes

Anwar Jaman (Prodi D3 Farmasi, Politeknik Mitra Karya Mandiri, Jawa Tengah, Indonesia.)
Umi Nihayatul Khusna (Prodi D3 Analis Kesehatan, Politeknik Mitra Karya Mandiri, Jawa Tengah, Indonesia.)
Nur Setyaningsih (Prodi D3 Analis Kesehatan, Politeknik Mitra Karya Mandiri, Jawa Tengah, Indonesia.)
Dwi Yuliani (Prodi D3 Farmasi, Politeknik Mitra Karya Mandiri, Jawa Tengah, Indonesia.)
Nihayatus Salamah (Prodi D3 Analis Kesehatan, Politeknik Mitra Karya Mandiri, Jawa Tengah, Indonesia.)
Article Publication History
Received 16 Oct 2025
Revised 24 Jan 2026
Accepted 24 Jan 2026
Published Online 25 Jan 2026
10.53699/jipmaslab.v2i1.330
393
242
Scholar Citations
10-17

Abstract

Perkembangan industri minuman manis kemasan di Indonesia yang semakin pesat berdampak pada meningkatnya konsumsi gula terutama di kalangan remaja. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila tidak disertai kesadaran akan pola konsumsi yang sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa MTs Al Hikmah Larangan Brebes mengenai dampak konsumsi minuman manis kemasan terhadap kadar glukosa darah. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, pembagian leaflet, serta pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan alat Point of Care Testing (POCT) dengan prinsip enzimatik glukosa oksidase (GOD-PAP). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kadar glukosa darah normal (70–150 mg/dL), namun sebagian kecil mengalami kadar glukosa rendah maupun tinggi. Mayoritas siswa diketahui mengonsumsi minuman manis kemasan lebih dari tiga kali dalam seminggu karena faktor rasa dan kebiasaan lingkungan. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya pembatasan konsumsi gula serta penerapan pola hidup sehat sejak dini. Dampak edukasi ini meningkatnya literasi kesehatan siswa mengenai bahaya konsumsi gula berlebih dan pentingnya pola hidup sehat sejak dini.