E-ISSN: 3025-7883 P-ISSN: 2746-8814 Open Access (CC BY-SA 4.0)
Artikel
Open Access (CC BY-SA 4.0) Peer Reviewed

Edukasi pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting pada anak di Desa Dukuh Tanjung Anom

Dahlan Sitohang (Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indoesia)
Restu Ardiyanto (Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indoesia)
Agata Yolanda Mawardani (Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indoesia)
Farentina Asri Nirmala (Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indoesia)
Dzaki Nur Rohman (Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indoesia)
Bunga Balqis (Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indoesia)
Atita Lenka Sachia (Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indoesia)
Zeptian Giva Rahmania (Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indoesia)
Article Publication History
Received 02 Oct 2025
Revised 29 Oct 2025
Accepted 29 Oct 2025
Published Online 30 Oct 2025
10.53699/jipmaslab.v1i2.319
249
165
Scholar Citations
71-80

Abstract

Stunting merupakan bentuk gangguan pertumbuhan kronis pada anak yang berdampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik, kognitif, dan kualitas hidup. Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang, praktik pengasuhan yang kurang tepat, kondisi sosial ekonomi yang rendah, serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya periode 1.000 hari pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi edukasi gizi dalam upaya pencegahan stunting pada ibu-ibu anggota PKK di Dukuh Tanjung Anom. Penelitian menggunakan pendekatan pre-experimental design dengan model one-group pretest–posttest, melibatkan 31 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan metode N-Gain Score. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pretest sebesar 82,86 dan posttest sebesar 96,79. Nilai N-Gain Score sebesar 0,87 yang termasuk dalam kategori tinggi mengindikasikan bahwa edukasi gizi seimbang efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu terkait stunting, baik dari aspek penyebab, dampak, maupun langkah pencegahannya. Temuan ini menegaskan urgensi pelaksanaan program edukasi gizi berbasis komunitas secara berkelanjutan sebagai strategi preventif dalam mendukung pencapaian target nasional penurunan prevalensi stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.